Jāmi’ Ardān fī ‘Ilm al-Qurān

Judul Buku

Jāmi' Ardān fī 'Ilm al-Qurān

Penulis

Mahmud Toyyibul Ardan

Editor

-

Layouter

-

Desain Cover

-

Jumlah Halaman

55

Ukuran

A5 (14,8 x 21 cm)

Jenis Buku

Kitab

Kategori:

“Jami’u Ardan” adalah sebuah risalah atau ringkasan tentang Ulumul Qur’an (Ilmu-ilmu Al-Qur’an). Buku ini dianggap sebagai upaya yang diberkati (berkah) yang mengumpulkan poin-poin penting dalam ilmu yang mulia ini, membahas berbagai topik utama yang sangat dibutuhkan oleh para penuntut ilmu. Buku ini membahas beberapa tema utama, antara lain:
• Definisi dan Pentingnya Ilmu Tafsir: Menjelaskan bahwa ilmu tafsir adalah ilmu yang mempelajari Al-Qur’an dari segi turunnya, sanadnya, cara membacanya, lafal, dan maknanya. Disebutkan juga bahwa ilmu ini merupakan ilmu yang paling mulia dan agung karena berhubungan langsung dengan Kalamullah (Firman Allah).
• Al-Qur’an dan Qira’at (Cara Pembacaan): Dijelaskan perbedaan antara Al-Qur’an sebagai wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk tujuan penjelasan dan mukjizat, dan qira’at sebagai perbedaan lafal wahyu tersebut dalam hal huruf atau cara membacanya.
• Klasifikasi Al-Qur’an: Membahas tentang Makki dan Madani, yaitu ayat yang diturunkan sebelum atau sesudah hijrah. Diberikan juga ciri-ciri khas dari keduanya, seperti surah Makki yang biasanya mengandung kata “كلا” (Kalla) atau “يا أيها الناس” (Ya Ayyuhan Naas). Selain itu, dibahas pula ayat yang diturunkan pada siang atau malam (Nahari dan Layli), musim panas atau dingin (Shaifi dan Shitai), dan saat Nabi SAW berada di tempat tidur (Firashi).
• Penurunan dan Pengumpulan Al-Qur’an: Dijelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan secara keseluruhan dari Lauh Mahfuzh ke Baitul Izzah di langit dunia, kemudian diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW selama 23 tahun. Kitab ini juga membahas tentang sejarah pengumpulan Al-Qur’an dan penetapan tanda baca seperti titik dan harakat.
• Susunan Surah dan Ayat: Buku ini menegaskan bahwa urutan sebagian besar surah dalam mushaf saat ini adalah Tawqifi (berdasarkan petunjuk dari Nabi Muhammad SAW).
• Sebab-sebab Turunnya Ayat (Asbabun Nuzul): Dijelaskan bahwa Asbabun Nuzul adalah peristiwa atau kejadian yang menjadi latar belakang turunnya suatu ayat. Disebutkan juga beberapa contoh seperti kisah Al-Ifk dan ayat hijab.
• Ayat Pertama dan Terakhir yang Turun: Dikatakan bahwa pendapat yang paling sahih tentang ayat pertama yang turun adalah Surah Al-Alaq, diikuti oleh Al-Muddatstsir. Sedangkan mengenai ayat terakhir, terdapat banyak pendapat, di antaranya adalah ayat tentang riba atau ayat terakhir dari Surah Al-Baqarah.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Jāmi’ Ardān fī ‘Ilm al-Qurān”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *