Tahqiq Kanz Al-Faraj Fi Ta’bir Al-isra’ Wa Al-mi’raj

Judul Buku

Tahqiq Kanz Al-Faraj Fi Ta'bir Al-isra' Wa Al-mi'raj

Penulis Asli

KH Khozin Ali Wafa

Pentahqiq

Muhammad Siddiq 

Editor

-

Layouter

-

Desain Cover

-


Jumlah Halaman

123

Ukuran

A5 (14,8 x 21 cm)

Jenis Buku

Kitab

Kategori:

Kitab Tahqiq Kanz Al-faraj Fi Ta’bir Al-isra’ Wa Al-mi’raj yang saya ambil dari sumber asal adalah satu kitab karya ulama nusantara yang ditulis dengan menggunakan bahasa lokal yaitu madura, namun penulisnya tetap menggunakan abjad arab (pegon). Point utama dari kitab tersebut mengacu pada kisah isra mi’raj nabi Muhammad Saw, meskipun nantinya keterangan di dalamnya tidak hanya terarah pada kisah tersebut, namun meluas ke berbagai persoalan khususnya yang ada di Indonesia, mulai dari penjelasan tentang kepemerintahan, kepemimpinan, perekonomian, partai-partai islam seperti PSII, Masyumi, PKI, NU, dst. Selain itu kitab tersebut lebih berfokus pada pengambilan pelajaran dari kisah isra mi’raj nabi muhammad. Misal pelajaran apa yang bisa diambil dari kisah di langit pertama. Begitu hingga mi’raj nabi samai pada langit ke tujuh. Itu adalah secara garus besar isi kitab karya KH Khozin Ali Wafa. Da Ri kitab beliau inilah kemudian saya melanjutkan sebagai upaya khidmah dengan memberikan tahqiq, ta’liq, memberi tanda titik koma, dll. Untuk manuskrip asli, beliau sendiri (mushonif) sudah tidak tahu keberadaannya. Sehingga kitab Tahqiq ini bersumber dari kitab salinan, satu kitab yang sudah disalin dengan font ketikan yang diketik oleh santri mushonif, dan kitab tersebut sudah dikoreksi oleh mushonif sendiri. Hal itu dibuktikan dengan adanya tulisan asli mushonif di beberapa lembar sebagai koreksi beliau terhadap ketikan yang sudah dicetak (tulisan asli beliau saya letakkan di foto makhtutot). Hari ini, beliau sang mushonif masih hidup (2025). Beliau adalah KH Khozin Ali Wafa, salah satu Ulama yang banyak karya tulisannya. Bahkan sowan saya pada beliau beberapa waktu lalu beliau dawuh kalau masih banyak yang ingin beliau tulis, namun karena sudah sepuh beliau dawuh kalau fisiknya tidak lagi seperti dulu, hal ini lebih mengarah pada kemampuan kedua mata. Mungkin untuk secara sederhana, itu yang dapat kami sampaikan.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Tahqiq Kanz Al-Faraj Fi Ta’bir Al-isra’ Wa Al-mi’raj”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *